KOMUNITAS BELAJAR MERAWAT INDONESIA

School Of Leader #1

KOMUNITAS BELAJAR MERAWAT INDONESIA

(KBMI)

LATAR BELAKANG

Program Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) yang dimulai pada tahun 2011 di 3 kampus; UGM, UI, dan IPB telah memunculkan sebuah gagasan besar. Sebuah gagasan tentang Belajar Merawat Indonesia. Gagasan tersebut muncul atas kondisi bangsa saat ini yang memang sedang “sakit” dengan berbagai krisis dan permasalahan. Aktivis mahasiswa yang senantiasa berikhtiar dalam kebaikan dan berjuang demi terwujudnya bangsa dan negara yang berdaulat, bermartabat, adil dan sejahtera tentu saja wajib terlibat dalam aktivitas Belajar Merawat Indonesia. Aktivis dimaknai secara luas sebagai mahasiswa yang utuh baik secara akademis maupun kemampuan berinteraksi sosial. Mengingat pentingnya gagasan ini dan peran aktvis mahasiswa di dalamnya, tidak heran bila pada tahun keduanya, yakni tahun 2012 Bakti Nusa menambah jaringan di 3 kampus lainnya; ITB, UNSRI, dan UNS sehingga total menjadi 6 kampus.

Semangat Belajar Merawat Indonesia ini alangkah lebih dahsyat dan kuat bila menyebar tidak hanya di  kampus penerima Bakti Nusa, tetapi juga seluruh kampus seantero Indonesia. Dengan begitu, terciptanya Indonesia yang maju dan sejahtera dapat segera terealisasi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah komunitas sebagai wadah bagi semua akitivis mahasiswa Indonesia dengan berbagai latar belakang atau organisasi kemahasiswaan yang mencurahkan pikiran, tenaga, dan waktu untuk senantiasa Belajar Merawat Indonesia. Diharapkan melalui komunitas ini, dapat berlangsungnya silaturahmi antaraktivis mahasiswa dan terbentuknya sebuah jaringan yang kokoh di seluruh Indonesia dengan semangat yang sama bagi perbaikan dan kemajuan bangsa.

Dalam Komunitas Belajar Merawat Indonesia (KBMI) terdapat berbagai program bertujuan menghadirkan aktivis mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter dasar, karakter unggul, sekaligus karakter pemimpin yang kuat. Program yang utama yang akan dilaksanakan sekali dalam satu tahun, yakni School of Leader. Selain itu terdapat beberapa program lain, meliputi training jurnalistik, penulisan buku, training kerelawanan, penguatan jaringan anggota komunitas, sharing aktivitas, dll.

Akhirnya, kami memandang komunitas ini sangatlah penting untuk direalisasikan. Berharap semua rangkaian program dalam KMBI ini terlaksana, maka kualitas mumpuni karakter aktivis mahasiswa sebagai calon pemimpin mendatang dapat didapat seluruh aktivis mahasiswa di seluruh Indonesia.

TUJUAN KEGIATAN

Komunitas dan program yang di dalamnya secara jangka panjang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia berkarakter pemimpin.

Secara khusus, komunitas ini bertujuan untuk:

  1. Menjadi wadah silaturrohim calon pemimpin bangsa/ aktivis mahasiswa di seluruh Indonesia
  2. Terbentuknya sebuah kesadaran dan aktivitas kolektif dalam rangka Belajar Merawat Indonesia.
  3. Membentuk SDM yang prestatif yakni memiliki keunggulan akademis, kepedulian dan produktivitas sosial.

KELOMPOK TARGET ATAU PENERIMA MANFAAT

Kelompok sasaran dalam komunitas ini adalah aktivis mahasiswa dari kampus-kampus nonpenerima Bakti Nusa. Kuota untuk tahun pertama yakni 100 orang. Syarat untuk dapat mengikuti KBMI dan mengikuti seluruh program yang ialah:

  1. Tercatat sebagai mahasiswa maksimal semester 6.
  2. Aktif dalam organisasi kampus/sosial/kemasyarakatan.
  3. Menuliskan essay dengan tema Belajar Merawat Indonesia minimal 7 halaman dengan ketentuan ukuran kertas A4, spasi 1,5, Times New Roman, dan ukuran huruf 12.
  4. Mengikuti School Of Leader  yang diselenggarakan oleh KBMI

PROGRAM KEGIATAN

Berbagai agenda dalam  KBMI antara lain, sebagai berikut:

School of leader (SOL) # 1

SOL merupakan program pengembangan SDM strategis. Program ini menjadi prasyarat untuk bergabung dalam KMBI. Dilaksanakan sekali dalam satu tahun selama tiga hari dengan rangkaian acara pelatihan kepemimpinan berkarakter

Tujuan: Menjadi fondasi awal. Mengetahui bagaimana karakater yang semestinya dimiliki seorang calon pemimpin sehingga dapat melaksanakan proses perbaikan diri yang tidak pernah usai,
Output: Pemahaman untuk mempraktekan dan mendidik diri sendiri untuk menggapai pembentukan karakter.

Training Jurnalistik

Mengasah peserta menuangkan gagasan lewat tulisan.

Tujuan: Memfasilitasi peserta untuk dapat rutin menulis dan dapat dimuat di media lokal maupun nasional.
Output: Peserta rutin menulis di media lokal maupun nasional.

Penulisan Buku

Tujuan: Meningkatkan kapasitas sasaran dalam kepemimpinan, manajemen diri dan organisasi, jurnalistik, komunikasi, kewirausahaan
Output: Kumpulan tulisan dalam b

Training Kerelawanan

Tujuan: Melatih peserta untuk peka terhadap kondisi sosial serta tanggap dalam menghadapi keadaan darurat.
Output: Peningkatan kualitas kerelawan

Temu Nasional dan Sharing aktivitas  sosial melalui media jejaring sosial  

Berbagi informasi, cerita, pengalaman, saran, dan penyikapan isu-isu kebangsaan, dan lain sebagainya.

Tujuan: Mendapatkan informasi baru, pengalaman dan pelajaran dari anggota komunitas untuk perbaikan melakukan perbaikan bangsa.
Output: Persaudaraan, penguatan diri, penyikapan persoalan kebangsaan.

Seminar Nasional diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari berbagai kampus di Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s